Berita Terbaru, Kabar Terkini Harian Indonesia - Asikku

Asikku merupakan kumpulan berita berita akuran seputaran indonesia , yang terbaru dan tercepat.

Responsive Ads Here

Rabu, 03 Februari 2021

Alat Deteksi GeNose COVID-19 Resmi Beredar, Berapa Harganya?

 

Alat Deteksi GeNose COVID-19 Resmi Beredar, Berapa Harganya?

Asikku88 - Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mendapatkan izin pemasaran dan distribusi alat penapisan COVID-19 yang disebut GeNose. Saat ini, GeNose akan digunakan oleh sejumlah instansi pemerintah sebagai alat skrining COVID-19.


Direktur Direktorat Pengembangan Bisnis dan Inkubasi UGM, Hargo Utomo, mengatakan jika ada antusias masyarakat untuk menggunakan GeNose sebagai alat screening COVID-19, dinilai hasilnya akurat dan tidak ada salahnya saat pengambilan sampel.


Alat Deteksi GeNose COVID-19 Resmi Beredar, Berapa Harganya?

Hargo menjelaskan, karena antusias tersebut, ada pihak yang justru memanfaatkan GeNose. Utamanya tentang penetapan harga jual di berbagai pasar.


Hargo menjelaskan, baru-baru ini ada pihak yang menjual GeNose di situs jual beli online. Hargo mengatakan, harga yang ditawarkan juga lebih tinggi dari harga resmi GeNose.


“Di sana Anda bisa melihat GeNose dijual dengan berbagai harga. Ada yang Rp75 juta, Rp80 juta, bahkan Rp90 juta, "kata Hargo, Selasa 2 Februari 2021.


Hargo menegaskan, pendistribusian GeNose telah dikelola oleh PT Swayasa Prakarsa. Saat ini terdapat 3 distributor resmi GeNose C19 dan 3 distributor lainnya menyusul.


Hargo menjelaskan, pihaknya telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) GeNose sebesar Rp 62 juta per unit. Harga ini disebut oleh Hargo sebagai HET sebelum dikenakan pajak.


“Harga sudah ditentukan dan tidak boleh menjual di atas harga tersebut,” kata Hargo.


Hargo berharap masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap tawaran pembelian GeNose selain melalui distributor resmi yang ditunjuk. Saat ini GeNose belum ditawarkan melalui situs belanja online. togel online


Hargo yang juga mewakili UGM Science Techno Park menambahkan, pemasaran GeNose C19 saat ini diprioritaskan untuk pencegahan COVID-19 di layanan kesehatan, rumah sakit, layanan publik, pemerintahan, sekolah, pesantren, kampus serta perusahaan dan industri.


“Pada tahap ini belum diprioritaskan untuk skala rumah tangga atau perseorangan,” kata Hargo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar